Pagi itu, pertemuan dengan Bu Nindy berjalan lancar dan cepat. Mereka menyepakati segalanya, dari pernikahan sakral di Katedral Jakarta, lalu dilanjutkan dengan resepsi sederhana namun meriah bertema beach party di Pantai Indah Kapuk. Konsep yang elegan, tak berlebihan, persis seperti yang Nia minta. Setelah semua berkas ditanda tangani, Nia bangkit lebih dulu dari sofa, mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman dengan Bu Nindy."Terima kasih bantuannya, Bu Nindy. Sampai ketemu lagi!" ucapnya tulus, mengakhiri pertemuan itu.Begitu pintu tertutup, Nia segera meraih tas kerjanya. "Ayo berangkat, aku sudah terlambat," katanya singkat. Bersama-sama mereka berjalan menuju parkiran, naik ke dalam Lamborghini berwarna perak yang meraung membelah jalanan Jakarta yang padat pagi itu. Di dalam kabin mobil yang mewah nan sunyi, Andro menatap lurus ke depan, lalu berbicara pelan tanpa menoleh."Papa lagi di kantor, dia sibuk bekerja semenjak kalian berpisah di Miami. Apa kamu berencana mene
Last Updated : 2026-09-08 Read more