Perjalanan yang seharusnya menghabiskan waktu 4 jam, hanya ditempuh selama 2 jam setengah oleh Seno. Selain karena mengendarai mobil sendiri bersama Rindu, mereka juga tidak sampai terjebak macet."Paman, Rindu lapar." rengek Rindu sembari mengusap perutnya yang keroncongan.Seno melempar senyum kecil mendengar rengekan gadis di sampingnya."Ya sudah, kalau begitu nanti kita berhenti di warung pecel yang ada di depan gang, ya." balas Seno menyebutkan warung pecel langganannya yang tempatnya berada di depan gang masuk desa mereka. Jaraknya tidak terlalu jauh dari posisi mereka sekarang. Rindu mengangguk setuju dan kembali menyamankan duduknya. Sedari tadi gadis itu tak memejamkan matanya sama sekali. Dia benar-benar menemani Seno berkendara sampai tujuan.Beberapa menit kemudian, Seno menghentikan kendaraannya di depan warung pecel sederhana yang tak begitu ramai. Keduanya lantas segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam warung milik wanita tua yang menjadi langganan Seno karena mas
Mehr lesen