Lampu kristal di ballroom hotel berbintang itu berpendar mewah, memantul pada deretan gelas sampanye yang tertata rapi. Malam itu, peresmian Pinnacle Tower benar-benar menjadi ajang pamer kuasa. Reyner berdiri dengan gagah dalam setelan tuksedo gelapnya, namun perhatiannya terus tercurah pada sosok di sampingnya. Lana tampil luar biasa. Ia mengenakan gaun silk berwarna emerald yang memeluk tubuhnya dengan elegan, rambutnya disanggul modern, memamerkan leher jenjangnya. Ia tak lagi terlihat seperti ibu rumah tangga yang kelelahan; ia adalah Lana Asteria, menantu dari Julian. "Papa bangga melihat kalian berdua," ujar Julian, mertua Lana, yang berdiri didampingi Dian. Pasangan sepuh itu tampak semringah melihat putra dan menantu mereka menjadi pusat perhatian. "Lana, kamu cantik sekali malam ini. Mama senang kamu akhirnya mau keluar rumah lagi," tambah Dian sambil mengelus lengan Lana lembut. Tak jauh dari mereka, M
Leer más