Siang itu, di sela kesibukan mengurus dua bayi newborn, Lana mencuri waktu untuk makan siang bersama teman-teman lamanya sesama pialang; Lily, Prilly, dan Rosse. "Jadi, ini kejutannya? Rosse benar-benar mau menikah?" Lana tersenyum lebar sambil menatap ketiga sahabatnya bergantian. "Ah, di antara kita berempat, akhirnya cuma aku yang masih melajang," keluh Lily. Di lingkaran mereka, Lily memang dikenal sebagai si 'nona detektif' karena instingnya yang tajam. Prilly terkikik mendengarnya. "Makanya, kalau kerja jadi pialang ya fokus saja, jangan malah nyambi buka biro detektif swasta segala." Namun, raut wajah Prilly mendadak berubah serius saat ia memberikan wejangan. "Tapi santai saja, Ly. Daripada salah pilih seperti aku? Untung aku sudah menggugat cerai Roni. Sebenarnya aku masih bisa toleransi waktu dia kena PHK, tapi setelah dia menganggur di rumah, eh... malah bawa janda tetangga sebelah ke ranjangku. Ya sudah, Pengadilan
Read more