Pagi cuaca sangat cerah, Vivian merasa begitu bersemangat karena akan mulai bekerja. Tapi sebelum pergi ia tidak lupa mengompres asi terlebih dahulu, sejenak ia menatap kuliah dan ternyata asinya cukup banyak. "Hay, Vi," sapa Nina. Vivian pun menoleh, "Hay," balasnya, "Nin, stok asinya udah banyak banget. Kamu ambil dulu asi yang bagian ini," Vivian menunjukkan jejeran asi yang tersimpan, "aku udah kasi tanggal juga, jadi yang lebih dulu diambil," katanya lalu menutup kulkas. "Siap," Nina pun mengacungkan jempolnya mengerti, "selamat ya, kamu diterima kerja, pada niat awal jadi pembantu," ujar Nina ikut senang. "Iya, nanti gaji pertama aku traktir," ucap Vivian. "Wah, harus itu," Nina pun tersenyum, "siap-siap sana," katanya lagi. "Iya," Vivian segera berganti pakaian lalu menatap dirinya di cermin. Ia mengenakan kemeja berwarna putih dengan potongan rapi, dipadukan dengan rok hitam selutut. Pakaiannya sederhana, tapi terlihat sopan dan cocok untuk melamar kerja. Rambu
Magbasa pa