“Reza tahu semuanya. Jika terjadi sesuatu padaku, percayalah padanya.”Kalia menatap tulisan itu berulang kali. Tangannya gemetar. Ia membalik foto itu lagi, memastikan, bahwa ia tidak salah baca.Ayahnya… mempercayai Reza?Suara ketukan pintu membuatnya tersentak.“Nyonya, mobil sudah siap,” ujar Ibu Sri dari luar.Kalia cepat-cepat memasukkan foto ke dalam tasnya. “Baik, saya turun sekarang.”Namun, sepanjang perjalanan ke acara makan malam, pikirannya terus berputar. Jika ayahnya mempercayai Reza… kenapa pria itu justru membatalkan proyek mereka?*****Keesokan paginya, Kalia bangun lebih awal. Rumah itu masih sunyi. Ia berjalan ke taman belakang, menghirup udara pagi. Setelah beberapa menit, ia memutuskan untuk turun ke dapur.Begitu masuk, beberapa pelayan berhenti bekerja.“Selamat pagi,” sapa Kalia.“Pagi, nyonya,” jawab mereka serempak.Kalia mendekati seorang pelayan yang sedang memanggang roti. “Apakah saya boleh bantu? Mungkin membuat teh?”Para pelayan saling melirik, dan
최신 업데이트 : 2026-03-12 더 보기