Empat hari kemudian...Suara benturan keras terdengar dari ruang kerja Reza.Kalia yang baru saja masuk rumah, langsung berhenti. Tas kerjanya masih tergantung di bahu. Ia menoleh ke arah pintu ruang kerja kecil di ujung koridor. Biasanya pintu itu selalu tertutup, tapi sekarang terbuka sedikit.Ia mendengar suara Reza.“Tidak! Kalau kita teruskan desain ini, proyeknya akan mati!”Kalia mendekat perlahan. Ia tidak masuk, hanya mengintip dari celah pintu.Reza duduk di kursi kerjanya. Meja penuh dokumen. Layar laptop menampilkan grafik anggaran yang melonjak tajam. Di dinding, peta proyek kompleks perkantoran Aditya Group, ditempel dengan banyak tanda merah.“Kontraktor menaikkan harga bahan empat puluh persen,” lanjut Reza di telepon. “Dan ventilasi yang kita rancang, tidak lolos standar efisiensi energi baru. Semua revisi tim malah bikin biaya makin gila.”Ia berdiri, berjalan mondar-mandir.“Tidak, aku tidak mau sekadar mengurangi spesifikasi. Itu merusak reputasi kita.”Ia mendenga
최신 업데이트 : 2026-03-14 더 보기