Violet mengusap wajah Leo dengan lembut, jemarinya menyisir rambut pria itu yang kusut. Leo berdiri, lalu menariknya ke dalam pelukan hangat. Tangannya yang besar melingkar di punggung Violet, menekannya erat ke dadanya. "Cukup bisa melihatmu saja aku sudah senang," bisik Leo, suaranya lirih tapi penuh arti. Violet membalas pelukan itu, wajahnya menempel di dada Leo yang bidang. "Maaf. Aku pasti akan membebaskanmu dari sini." Leo tersenyum, melepaskan pelukannya lalu mengusap rambut Violet pelan. "Iya, aku tahu. Pasti sulit, aturan klan Naga cukup ketat." Mereka saling menatap. Jarak wajah mereka semakin dekat. Leo menunduk, mencium bibir Violet. Lembut, penuh kerinduan. Tapi lama-kelamaan, ciuman itu semakin dalam, semakin panas. Lidah mereka membelit, napas mereka memburu. Violet mengalungkan kedua lengannya di leher Leo.
Read more