Setelah kejadian dia kembali ke dunia nyata, Aluna sudah tidak pernah bermimpi atau sekedar melihat Rengganis dari pantulan cermin. Dia berjalan sesuai yang dia inginkan. Dan cerita didunia novel pun berlangsung wajar dan sederhana. Dari mulai Raka kerja, Aluna menyiapkan makanan. Menyambut Raka pulang kerja, dan juga menghabiskan malam bersama. Semua terasa indah dan nyaman. Tepat pagi ini, ketika jam baru menunjukkan pukul lima pagi, Raka tiba-tiba saja mendapat panggilan dari markas untuk segera pergi. Aluna yang belum sadar sepenuhnya, masih duduk bersila dengan mata kosong. Sedangkan Raka, dia sudah mandi dan sangat rapi. “Kamu balik tidur lagi aja, ya,” ucap Raka, seraya menyentuh puncak kepala Aluna. Aluna tidak menjawab. Dia masih mengumpulkan lelembutnya yang tercecer, lalu mengerjap. Tak sadar, Aluna menarik tangan Raka dan
閱讀更多