Hantaman lutut pria berhoodie itu mendarat telak di rusuk Alvaro, melontarkannya dua langkah ke belakang. Alvaro tidak sempat meringis. Pria itu sudah melompat maju dengan pukulan kombinasi yang mengincar rahang. Alvaro menangkis dengan lengan kiri, memutar tubuh, lalu melepaskan sapuan kaki rendah. Targetnya melompat ringan, menghindari serangan, dan langsung membalas dengan sikutan cepat yang nyaris merobek pipi Alvaro.Di sekeliling mereka, belasan anggota The Cleaner mundur teratur. Mereka membentuk lingkaran lebar di tengah gudang yang berdebu. Sang ketua tim melambaikan tangan, memberi isyarat mutlak agar tidak ada satu pun anak buahnya yang mencampuri urusan di tengah arena. Ini adalah urusan pribadi yang tertunda.Tempo pertarungan meningkat drastis. Tinju, tendangan, dan bantingan terjadi silih berganti tanpa jeda untuk bernapas. Alvaro merunduk saat sebuah tendangan berputar mengarah ke kepalanya, lalu meluncurkan jotosan lurus ke ulu hati lawan. Pria itu menahan hantaman
Read more