Sangat pelan, Melody menoleh menatap lelaki di sampingnya. Ada sedikit kerutan di antara kedua alisnya yang mengisyaratkan bahwa Damien tidak perlu berbohong. Namun, Damien tidak mengindahkan kode tersebut.“Kalian satu universitas?” ulang Nada.“Benar, Tante. Aku sudah tingkat tiga ketika Melody baru masuk.”“Kebetulan itu bukan berarti alasan yang bagus untuk menikahi putriku,” tegas Gerry.Kembali, Damien mengangguk. Hebatnya, meski terus dicecar Gerry dan Nada, lelaki itu tampak tenang dan tetap santun.“Saya cukup banyak tau tentang Melody, Om Gerry.”“Melody suka minum susu oat karena ia alergi susu sapi, favoritnya bunga warna putih meski tidak menolak jika diberi warna lain.”Sebelum melanjutkan, Damien menatap Melody yang terkesan dengan apa yang ia dengar.“Melody pernah jatuh dari pohon yang mengakibatkan patah kaki dan ia tidak bisa melanjutkan menari balet.”Kali ini, Nada menutup mulutnya yang menganga. Tidak banyak yang tau tentang kecelakaan itu. Karena Melody hanya me
Read more