Hazel duduk di meja sudut kafe, menatap jendela dengan tenang. Tiba-tiba, suara nyaring memanggil namanya dari arah pintu masuk."Hazel!" seru Naura dengan semangat. Gadis itu langsung menghampiri dan memeluk Hazel dengan erat, seolah sudah lama tidak bertemu."Ya ampun, akhirnya kita ketemu lagi," ucap Naura sambil melepaskan pelukan dengan wajah yang begitu antusias.Naura langsung melambai pada pelayan kafe. Tanpa bertanya, ia langsung memesankan minuman untuk mereka berdua."Mbak, iced vanilla latte satu ya, tapi jangan terlalu manis buat teman saya ini. Satunya es teh lemon saja," pesan Naura dengan lancar.Hazel tersenyum kecil melihat itu. "Kamu masih ingat saja seleraku.""Tentu saja," jawab Naura santai. "Mana mungkin aku lupa kalau kamu paling benci kopi yang terlalu pahit."Sembari menunggu pesanan, Hazel teringat sesuatu. Ia merogoh ponselnya di dalam tas dengan sedikit terburu-buru."Duh, aku hampir lupa," gumam Hazel pelan. Ia lantas merogoh ponselnya di dalam tas dan se
Last Updated : 2026-04-21 Read more