Aroma antiseptik yang tajam bercampur dengan udara dingin dari pendingin ruangan menciptakan suasana yang selalu sama di setiap sudut rumah sakit itu bersih, steril, dan entah mengapa sedikit terasa dingin hingga ke dalam dada ,langkah kaki terdengar bersahutan di sepanjang koridor ,troli obat didorong cepat ,pintu-pintu ruang perawatan terbuka dan tertutup tanpa henti. Suara monitor detak jantung berdenting halus, seperti pengingat bahwa kehidupan dan kematian selalu berjalan berdampingan di tempat ini.Di tengah semua itu, Aruna Larasati berjalan cepat menuju ruang bersalin ,kerudung hitam polosnya terpasang rapi, tidak ada satu helai pun yang keluar dari tempatnya ,wajahnya tenang seperti biasa, meskipun di balik ketenangan itu, ada sesuatu yang selalu ia simpan rapa ,sesuatu yang tidak pernah ia biarkan orang lain lihat ,map laporan di tangannya ia genggam erat.“Pagi, Mbak Aruna,” sapa seorang perawat sambil tersenyum.“Pagi,” jawab Aruna singkat, nam
Last Updated : 2026-04-16 Read more