Menyadari usul Anita sama sekali tidak masuk akal dan Itha pasti tidak menyukainya, Samuel segera menolak."Maaf, Anita. Ini kencan kami," ucap Samuel dengan sopan."Samuel, jangan bersikap seperti itu. Anita teman masa kecilmu. Dia nggak akan mengganggu kalian. Lagian, sudah lama banget kamu nggak pulang ke Landon. Dia bisa menunjukkan tempat-tempat baru yang belum kamu ketahui," desak Brenda."Itha, kamu nggak keberatan, 'kan?" tanya Anita sambil memasang raut wajah memelas.Anita yakin bahwa tunangan temannya itu tidak akan menolak."Keputusannya ada di tangan Samuel," jawab Itha. "Aku mau naik sebentar untuk mengambil tas. Tadi, aku lupa bawa saat turun untuk sarapan."Itha menaiki tangga dengan tubuh gemetar sambil menahan amarah. Dia terus menahan diri dan berusaha keras agar tidak terdengar kasar. Dia ingin memberikan kesan sebaik mungkin. Bagaimanapun, ini baru hari keduanya di Enriz. Dia tidak boleh kehilangan ketenangan hanya karena menghadapi sedikit permusuhan.Ketika kemba
Read more