Samuel sudah selesai bersiap-siap. Dia keluar dari kamar mandi dan kembali ke kamar tidur."Kamu belum selesai?" tanya Samuel sambil menyemprotkan parfum ke tubuhnya."Belum," jawab Itha sambil mengoleskan alas bedak ke wajahnya. "Aku baru mulai berdandan.""Astaga, kenapa wanita butuh waktu selama itu untuk bersiap-siap?" Samuel mengangkat kedua tangannya dengan dramatis, seolah-olah sedang memohon jawaban dari langit."Aduh, sudahlah. Kalau kamu mau turun, duluan saja. Jangan terus mendesakku. Aku bakal turun setelah selesai. Coba lihat apa teman-temanmu sudah datang, apa dekorasinya sudah sesuai keinginanmu, atau apa makanannya cukup untuk semua orang. Entahlah, lakukan apa saja. Pokoknya, biarkan aku sendiri. Aku nggak akan keluar dari kamar ini sebelum riasanku sempurna. Aku mau garis mataku benar-benar rapi. Kalau kamu terus berdiri di sini dan membuatku terburu-buru, nanti eyeliner aku malah setebal spidol!""Nggak peduli apa pun yang kamu pakai, kamu selalu cantik. Aku bahkan n
Read more