Setelah selesai menemani Melisa berbelanja, mereka memutuskan makan malam sekalian di mall, tentu saja Melisa yang memilih tempatnya. Ia memilih restoran steak yang cukup mahal, salah satu restoran favoritnya setiap pergi bersama Lintang. Begitu mereka duduk, Melisa langsung memesan banyak, steak wagyu, mashed potato, pasta, salad, dan minuman. Lintang sejak tadi hanya menurut, pikirannya masih terasa kacau sejak sore, ia berusaha terlihat biasa saja di depan Melisa. Sampai akhirnya makanan datang, aroma daging, mentega, dan saus hangat langsung memenuhi meja. Melisa yang sejak tadi antusias langsung tersenyum. “Kelihatan enak banget...”, katanya sambil mengambil ponselnya sebentar untuk memotret makanan. Sementara Lintang justru langsung menegang. Begitu mencium aroma steak itu, perutnya tiba-tiba terasa mual, sangat mual. Ia mencoba menahannya, menarik napas pelan, namun yang ia rasakan justru semakin parah. Bau daging dan mentega itu terasa terlalu menyengat. Wajahnya perlaha
Terakhir Diperbarui : 2026-05-03 Baca selengkapnya