“Baiklah… saya akan tinggal di sini untuk sementara,” ujar Aruna akhirnya.Keputusan itu terasa berat bahkan saat keluar dari mulutnya sendiri. Namun ia sadar dirinya tidak punya banyak pilihan. Jika ia pergi sekarang lalu kondisi Raja Sebastian memburuk, seluruh istana akan kembali panik. Dan kemungkinan besar, namanya tetap akan terseret karena sudah memberi harapan di depan semua orang.Maka lebih baik ia tinggal dan mengawasi keadaan secara langsung.Raja Sebastian tampak benar-benar lega mendengar jawaban itu.“Bagus…” gumamnya pelan sambil menyandarkan tubuh ke singgasananya. “Setidaknya sekarang aku punya sedikit harapan.”Ratu Aurora pun terlihat jauh lebih tenang dibanding sebelumnya. Bahkan beberapa pelayan yang berdiri di dekat aula mulai menunjukkan wajah lega.Selama tiga hari terakhir, suasana istana terasa seperti menunggu kematian.Dan sekarang, untuk pertama kalinya, mereka memiliki seseorang yang terlihat tahu apa yang harus dilakukan.“Ajudan,” panggil Raja Sebastia
Read more