"Besok kamu sampai malam lagi?"Syifa yang sudah naik ke atas ranjang, seketika menoleh. Mendapati Yaksa masih duduk bersandar di head bed, nampak tengah menantinya. "Mungkin." jawab Syifa singkat, ia merebahkan tubuh, menarik selimut dan bersiap tidur. "Oh oke."Sama seperti Syifa, Yaksa merebahkan tubuh, ikut bersembunyi di balik selimut. Mereka ada di atas satu kasur yang sama sekarang, dalam satu selimut, yang membuat kantuk Syifa mendadak lenyap entah kemana. Dengan takut-takut, Syifa melirik Yaksa. Lelaki itu nampak sudah terpejam, membuat Syifa berani menoleh dan menatap wajah itu dengan saksama. Ada rasa tenang ketika melihat Yaksa sudah terlelap begitu. Itu artinya Syifa aman! Setelah memastikan mata itu sudah benar-benar terpejam dan dengkur halus itu mulai terdengar, Syifa menarik napas lega. Syifa memiringkan tubuhnya, memeluk guling membelakangi Yaksa. Matanya kembali dilanda kantuk, terasa cukup berat sampai kemudian mata itu terpejam, menyusul Yaksa tidur dengan be
Last Updated : 2026-03-24 Read more