Setelah beberapa saat terdiam di kursinya, Syifa akhirnya bangkit. Ia memberesi barang bawaannya, berniat pulang dan melupakan sejenak semua permasalahan yang bertubi-tubi menghajar Syifa tanpa jeda.Ia melangkah keluar, disambut oleh Afi yang nampak juga sudah siap untuk pulang."Dok ... Dokter bener-bener yakin mau pulang sendiri?" tanya Afi dengan nada khawatir.Syifa hanya tersenyum, memangnya ada apa? Kenapa dia harus takut? Kenapa Afi sekhawatir ini?"Aman, Fi. Memang ada apa?"Afi mencebik, sorot matanya masih menyorotkan kekhawatiran."Dok ... Afi takut dokter Anton nekat."Tawa Syifa pecah, meskipun jujur di lubuk hati terdalamnya, ia juga takut, sama dengan ketakutan yang sedang Afi rasakan."Dia mau nekat yang model gimana, Fi? Nggak ah."Syifa berusaha menenangkan dirinya, berharap bahwa semua ketakutannya, ketakutan Afi tidak terjadi sama sekali."Ya Afi mah juga nggak tahu, Dok. Jaga-jaga aja."Syifa menggeleng cepat, "Nggak ah! Yuk pulang."Syifa melangkah keluar, membi
Last Updated : 2026-04-09 Read more