“Kamu yang ambil tindakan?” Suara itu kembali berkata tajam. Syifa tersentak sejenak, sebelum kemudian mengangguk. “Saya dokter sekaligus pemilik klinik,” balas Syifa. Ia sedikit mendongak, berusaha menyamakan pandangan dengan si pria dingin di depannya.Sambil berharap matanya tidak kelihatan merah karena ia sempat menangis sedikit tadi setelah mendengar nominal tiga miliar. Pria itu, Adhyaksa, tersenyum sinis. Ia menarik kursi, duduk di dekat ember yang menampung ikannya. "Jadi, apa yang bisa Dokter Syifa jelaskan mengenai kematian ikan saya?" tantang Yaksa sembari melipat dua tangan di dada. Syifa menarik napas panjang, berusaha untuk tidak terintimidasi oleh pria ini.“Saat datang, kondisi ikan Anda sudah cukup buruk,” jelas Syifa dengan tegas, tapi terdengar cukup simpati. “Saya menduga ikan Anda sebelumnya keracunan. Meski begitu, saya perlu melakukan sesuai prosedur yang diperlukan, karenanya saya mengambil sampel dan memeriksa–”“Dengan kata lain,” potong Yaksa dingin. “
最終更新日 : 2026-03-17 続きを読む