"Gimana, Dok?" tanya Syifa panik. Bagaimana tidak? Baru sebentar dia tinggal, Yaksa sudah ambruk di meja makan. Teruskan bi Ndari membuat jantungnya hampir lepas tadi dan kini, bahkan sampai dokter datang ke rumah memeriksa, Yaksa masih belum sadar. "Diganosa sementara, bapak dalam kondisi lelah yang cukup kronis, Bu. Pemeriksaan semua baik, bapak cuma perlu istirahat, makan yang cukup dan minum beberapa vitamin yang saya resepkan."Fiuh! Lega sekali hati Syifa mendengarnya! Ia tersenyum, menatap dokter yang mungkin seperantaran dengannya ini. "Vitamin dan penurun demamnya, bisa di beli di apotek ya, Bu."Syifa menerima resep itu sembari tersenyum, sejenak ia teringat sesuatu, tepat saat sang dokter memasukkan stetoskop dan lain-lain ke dalam tas. "Dok, boleh minta surat keterangan sakit? Untuk izin kerja."Perempuan itu mengangguk, segera meraih sesuatu yang lain dari dalam tasnya. "Pasien bapak lagi banyak-banyak ya? Sampe drop begini."Dokter ini adalah dokter yang sering dip
Last Updated : 2026-04-09 Read more