"Ya bukan begitu, Ma." desis Yaksa lirih, ia menatap Juliana dengan wajah memelas. "Udah sana, bawa baju kalian ke kamar!" perintah Juli sembari melotot. Yaksa tidak berani membantah, ia berjalan melewati Juli dan Syifa. Menapaki anak tangga dan menghilang dari mata Syifa. "Mandi dan gaji baju kalian dulu, Fa. Mbok Is lagi siapin makan malam buat kita, sekalian nunggu papa kamu pulang." perintah Juli pada Syifa, lebih lembut dan terdengar penuh kasing sayang. "Baik kalau begitu Syifa nyusul mas Yaksa naik dulu ya, Ma."Juliana tersenyum, kepalanya terangguk, menepuk bahu Syifa dengan lembut dan membiarkan menantunya itu menyusul Yaksa. Syifa melangkah sedikit terburu, membuka pintu kamar yang merupakan kamar milik Yaksa, yang secara tidak langsung menjadi kamarnya juga. "Sudah?" tanya suara itu begitu Syifa masuk ke dalam kamar. "Apanya?" salak Syifa ketus, ia menutup pintu kamar, menatap Yaksa dengan tatapan waspada."Ghibah sama mamanya."Syifa tidak menjawab, ia malah merebu
Last Updated : 2026-04-01 Read more