Pola tato perak di bahu Lyra berpendar dengan cahaya biru yang menyakitkan mata. Kael Draven terkejut, namun kemarahannya jauh lebih besar daripada keterkejutannya. Ia segera menarik tangannya dari kulit Lyra, seolah olah ia baru saja menyentuh api abadi. Posesifitas Kael meledak secara instan saat ia menyadari bahwa Lucius, pria dari masa lalu Lyra, telah berani menanamkan sesuatu di dalam tubuh miliknya."Lucius... bajingan itu," desis Kael dengan suara yang sangat rendah dan mematikan.Lyra merintih kesakitan. Pola tato itu seolah olah sedang menghisap energi emasnya dan menggantinya dengan rasa dingin yang membekukan darah. Ia terjatuh di pelukan Kael, tubuhnya gemetar hebat. Aroma mawar hitamnya memudar, digantikan oleh aroma perak yang tajam dan steril, sebuah aroma yang sangat dibenci oleh kaum werewolf."Kael, rasanya seperti... ribuan jarum menusuk jiwaku," bisik Lyra dengan air mata yang mulai mengalir.Kael tidak membiarkan rasa panik menguasainya. Ia membawa Lyra masuk ke
Last Updated : 2026-05-12 Read more