Asap dan bau belerang mulai merembes masuk melalui celah-celah jendela menara yang tinggi. Lyra berdiri di tengah ruangan, tangannya memegang perutnya yang terasa berdenyut lebih kuat dari biasanya.Di dalam sana, benih terlarang itu seolah merasakan kegelisahan ibunya. Lyra bisa merasakan energi yang sangat besar sedang terkumpul di rahimnya, sebuah kekuatan hibrida yang menuntut asupan energi dari sang Alpha yang kini sedang bertarung di bawah sana.Mirana masuk ke dalam kamar dengan wajah yang sangat pucat. Ia baru saja membantu para prajurit untuk memperkuat segel di koridor dalam, namun ia tahu bahwa kekuatan Lucius kali ini didukung oleh sihir kuno klan pemburu yang sangat kuat. Mirana mendekati putrinya, mencoba memberikan ketenangan, namun aroma Lyra yang sangat kuat membuatnya tertegun."Aromamu, Lyra... ia memanggil setiap predator yang ada di wilayah ini," bisik Mirana dengan nada khawatir."Aku tidak bisa mengendalikannya, Ibu," jawab Lyra dengan napas tersengal. "Kael seda
Last Updated : 2026-04-20 Read more