Udara di balkon kamar itu mendadak membeku. Kilatan biru dari ujung panah perak itu membelah kegelapan malam, menciptakan bayangan panjang yang mengerikan di dinding kamar.Kael masih berdiri di depan Lyra, tubuhnya yang telanjang dada dan bersimbah peluh menjadi tameng hidup yang kokoh. Namun, untuk pertama kalinya sejak Lyra mengenal pria ini, ia melihat gurat kecemasan yang mendalam di wajah sang Alpha King.Sosok wanita di atas benteng itu tidak bergerak. Jubah peraknya berkibar tertiup angin malam yang kencang, menyingkap wajah yang memiliki kemiripan garis rahang dengan Lyra. Dingin, tegas, dan penuh dengan aura otoritas yang kuno."Siapa dia, Kael?" suara Lyra bergetar, namun bukan karena takut, melainkan karena getaran aneh di dalam darahnya yang seolah menyambut kehadiran wanita asing itu."Dia adalah Elara," desis Kael tanpa melepaskan pandangannya dari ujung panah. "Pemimpin dari klan Pemburu Bulan. Dan dia adalah bibimu, Lyra. Darah yang mengalir di nadimu bukan sekadar dar
Last Updated : 2026-04-01 Read more