Guncangan hebat menghantam gerbang depan Kastel Blackwood, mengirimkan getaran hingga ke puncak menara. Lyra bisa merasakan getaran itu di bawah telapak kakinya, dan ia juga bisa merasakannya di dalam rahimnya.Benih itu seolah-olah berdenyut mengikuti ritme peperangan yang baru saja dimulai. Kael tidak melepaskan dekapannya pada Lyra, justru ia semakin mengencangkan pelukannya, seolah-olah ia ingin menyembunyikan Lyra di balik tulang rusuknya."Kael, biarkan aku membantumu. Aku bukan wanita yang lemah," ucap Lyra sambil mencoba menarik diri.Kael menangkup wajah Lyra dengan sangat kasar, memaksa wanita itu untuk menatapnya. Wajah Kael kini tampak mengerikan, garis-garis hitam kegelapan merayap di sepanjang rahang dan lehernya. Pupil matanya menghilang, digantikan oleh pendaran cahaya emas yang murni dan mematikan."Kau adalah nyawaku, Lyra! Jika sesuatu terjadi padamu, aku akan meratakan dunia ini hingga menjadi abu!" teriak Kael dengan suara yang menggelegar, mengguncang ruangan itu.
Last Updated : 2026-04-17 Read more