Getaran di pintu menara membuat Kael Draven segera bangkit dari ranjang. Ia menyambar jubah hitamnya dengan gerakan yang sangat cepat, memperlihatkan aura kegelapan yang kini jauh lebih pekat dan berbahaya. Kael menoleh ke arah Lyra yang masih berbaring dengan napas tersengal, memberikan isyarat agar wanita itu tetap di tempatnya. Posesifitas Kael meledak secara instan; ia tidak ingin siapa pun, bahkan musuh terkuat sekalipun, melihat kondisi Lyra yang baru saja ia miliki.Kael melangkah menuju pintu, auranya menekan setiap inci ruangan hingga kaca jendela bergetar. Begitu pintu terbuka, ia tidak menemukan mahluk raksasa, melainkan sosok pria dengan zirah perak yang sangat megah namun dipenuhi dengan lambang klan pemburu pusat yang paling kuno. Dialah Elara, pemimpin klan pemburu sekaligus bibi dari Lyra, yang membawa sepasang pengawal elit dengan senjata perak yang memancarkan aroma suci yang sangat menyakitkan bagi serigala."Berani sekali kau menginjakkan kaki di tempat pribadiku,
Last Updated : 2026-05-04 Read more