Malam kembali turun menyelimuti Blackwood dengan kepekatan yang tidak wajar.Di dalam kamar menara, Lyra duduk terdiam di depan cermin besar. Ia menatap pantulan dirinya sendiri. Wajahnya tampak lebih pucat, namun matanya memancarkan binar yang aneh. Aroma mawar hitamnya tercium begitu kuat, memenuhi ruangan yang luas itu dan seolah menempel di setiap kain sutra yang ada.Ia mendengar langkah kaki berat di koridor. Langkah yang mantap, penuh otoritas, dan membawa aura dingin yang mendahuluinya. Kael telah kembali. Pintu terbuka tanpa suara, dan sosok tinggi Kael masuk. Ia telah membersihkan noda darah dari tubuhnya, mengenakan kemeja hitam sutra yang kancing atasnya terbuka, memperlihatkan otot dada dan tanda hitam yang kini tampak seperti tato kuno yang bercahaya redup.Kael berjalan mendekati Lyra. Ia berdiri di belakang wanita itu, menatap pantulan Lyra di cermin. Tangannya yang besar merayap ke bahu Lyra, lalu turun ke tulang selangkanya. Sentuhan itu membuat Lyra bergidik pelan. B
Last Updated : 2026-04-05 Read more