Lia menggeleng sambil menggigit bibirnya sendiri dengan tatapan memohon.Tanpa membuang waktu, Ronald langsung menerjang Lia yang sudah sangat siap di atas ranjang. Ia menarik tubuh Lia agar berbalik posisi. Ronald meminta posisi menungging, sebuah perintah yang langsung dipatuhi oleh Lia tanpa banyak bicara. Lia menungging dengan kedua tangan bertumpu pada kasur, memamerkan bulatan belakangnya yang sangat indah, padat, dan putih bersih. Bantalan peredam milik Lia nampak sangat menggoda, menciptakan pemandangan lembah yang dalam di antara kedua pahanya yang kencang.Ronald merangkak di belakang Lia, memegangi pinggul ramping gadis itu dengan kedua tangannya yang kuat. Ia menempelkan ujung pedang pembunuh naga miliknya yang sudah sangat tegang dan berurat pada pintu masuk saluran irigasi Lia. Slappp!Tanpa basa-basi, Ronald langsung memberikan dorongan yang kuat dan kencang."Ughhh! Ohhh, Ron!" Lia memekik tertahan. Kepalanya tertelungkup di atas bantal saat merasakan benda tump
Read more