Pukul 16.15 WIB. Sore hari di sudut Jalan Menteng Raya tampak asri. Angin sepoi-sepoi berhembus melalui sela-sela rimbunnya pohon mangga di halaman belakang RM Jagoan Rasa. Madun baru saja selesai meneguk secangkir jamu oplosan peningkat stamina racikan rawa lele warisan leluhur. Dengan mengenakan kaos oblong putih belel, celana training hitam longgar, dan sandal jepit hijau keramat, ia melangkah santai menyusuri jalan setapak dekat pos ronda.Di dekat gerbang samping restoran, seorang gadis belia berwajah sangat imut, berkulit putih bersih tanpa noda, berambut kepang dua, dan mengenakan kaos oblong merah muda bergambar kelinci tampak sedang membawa keranjang rotan berisi daun kemangi segar. Namanya Gendis. Usianya baru menginjak 17 tahun, masih duduk di bangku kelas dua SMA, dan merupakan keponakan jauh dari Bang Dul sang tukang sate.Gendis adalah definisi nyata dari "daun muda" tingkat dewa: bertubuh mungil, sangat menggemaskan, berwajah polos bak boneka porselen, dan memancarka
Read more