"Minari, kau baik-baik saja?""Evan?"Kesadaran Minari masih samar. Pandangannya berkunang-kunang, tetapi ia masih bisa mengenali sosok pria yang menopang tubuhnya sebelum ia jatuh ke lantai.Itu Evan.Tanpa menunjukkan kepanikan sedikit pun, Evan mengangkat tubuh Minari dengan kedua lengannya. Langkahnya mantap saat membawa Minari menuju salah satu kamar VIP yang bisa ia akses dengan mudah.Sesampainya di dalam, ia segera memanggil staf hotel."Tolong bawakan air hangat, kotak P3K, dan hubungi petugas medis hotel."Perintahnya singkat, tenang, namun tegas.Beberapa staf langsung bergegas menjalankan instruksi itu.Sementara itu, Evan membaringkan Minari dengan hati-hati di atas tempat tidur. Ia meletakkan bantal di belakang kepala wanita itu, memastikan posisinya senyaman mungkin.Tak lama kemudian, petugas medis datang memeriksa tekanan darah dan kondisi Minari."Sepertinya hanya kel
Read more