“Pelayan, kenapa lampunya mati?” seru Minari saat seluruh kamar mendadak tenggelam dalam gelap.Tak lama kemudian, salah seorang pelayan masuk sambil membawa senter.“Maaf, Nona. Sepertinya sedang terjadi pemadaman listrik di kawasan ini. Mansion tetangga juga ikut padam.”Minari mengernyit. “Benarkah?”Seumur hidupnya, ia belum pernah mengalami pemadaman listrik di kawasan elite seperti kompleks Ravenshow. Rasanya sulit dipercaya.“Kalau begitu tolong siapkan beberapa lilin untuk kamarku, ya. Aku tidak terlalu suka gelap.”“Baik, Nona.”Pelayan itu segera pergi.Minari kembali naik ke tempat tidur, berniat melanjutkan istirahatnya. Namun, semakin ia memejamkan mata, semakin sulit ia tertidur. Ia berguling ke kanan, lalu ke kiri. Tetap saja gelisah.Saat itulah ponselnya berdering. Nama Zian muncul di layar.Minari segera mengangkatnya. “Halo?”“Minari...” Suara di seberang terdengar t
Read more