Lampu kilat kamera menyambar-nyambar saat pintu mobil terbuka. Angin malam yang sejuk menerpa wajahku, tetapi tidak sedingin hatiku saat ini. "Berikan tanganmu, Sayang ..." Suara bariton Marco terdengar lembut. "Terima kasih, Suamiku," balasku dengan nada manja yang dibuat-buat. "Kamu terlihat luar biasa malam ini, Clara. Gaun merah itu... kamu seperti seorang ratu," bisik Marco saat kami melangkah di atas karpet merah menuju pintu masuk ballroom hotel. "Benarkah?" Aku menatap matanya dalam-dalam. "Aku hanya ingin terlihat pantas berdiri di samping pria hebat sepertimu. Malam ini adalah malammu, Marco. Ulang tahun kelima perusahaan kita." "Perusahaanku, Sayang. Tapi tentu saja, kesuksesanku adalah karena dukunganmu," kekehnya pelan, merangkul pinggangku posesif saat kami berpose untuk fotografer. "Tentu saja," gumamku pelan, nyaris tak terdengar. "Semua milikku pada akhirnya menjadi milikmu, bukan?" "Kamu mengatakan sesuatu, Sayang?" Marco menoleh, sedikit mengerutkan
최신 업데이트 : 2026-03-22 더 보기