Clara spontan menutup mulut, menyadari tindakannya mengundang perhatian semua orang. Tapi apa boleh buat, teriakan itu meluncur begitu saja dari mulutnya. Dan yang terpenting, teriakan itu berhasil menghentikan langkah Zevko. Pria itu mematung di tempatnya. Emma, Melly, John dan kedua temannya terlonjak kaget, sedangkan orang-orang yang ada di restoran itu menoleh pada mereka. "Kamu kenapa, Cla?" tanya Emma nampak syok. "Lihat tuh, orang-orang semua melihat kemari."Clara menghela napas, is berdiri dan menggeser kursinya sedikit menjauhi John. "Tidak apa-apa, Emma. Aku hanya kaget aja.""Kaget? Kaget kenapa, Cla. John kan hanya memberi kamu kado, kenapa sampe teriak begitu.""Ya kaget lah, Em. Hari ini nggak ada yang spesial, kenapa juga repot-repot memberi aku hadiah.""Mungkin John mau memberikan ucapan selamat atas pertunanganmu Cla," celetuk Melly."Apa? Kamu tunangan, Cla?" John bertanya dengan wajah menegang."Ya," jawab Clara sambil menunjukkan cincin berlian di jari manisnya
Read more