"Sayang, buruan dong pindah ke bawah, udah gatel banget minta ditusuk!" Rain yang sudah menggatal tingkat Ms Brew itu, meminta Satria untuk segera berpindah ke bagian bawahnya dan meninggalkan kedua bukit kembarnya yang sejak tadi sudah dimainkan dan juga sudah terdapat beberapa stempel kepemilikan pemuda gigolo tersebut. "Sabar, Sayang. Aku belum puas nyusunya," kata Satria. Suaranya pelan tetapi terdengar berat dan agak serak. Tanpa menuruti permintaan Rain, Satria tetap memainkan kedua bukit kembar wanita yang telah memeliharanya dengan brutal. Diremas, ditekan, dihisap dan digigitnya pelan buah melon jumbo itu, hingga Rain menggeliat dan memekik dibuatnya. "Aw, eum, ahhh... buruan dimasukin, Satria. Aku udah gak tahan...." Melihat Rain menggila, Satria menyeringai. Ia begitu puas melihat calon ibu dari anaknya itu merengek minta segera di puaskan. Selanjutnya, pemuda itu beringsut dari bagian atas tubuh Rain. Lalu berpindah ke bagian bawahnya yang masih dibungkus celana pa
Terakhir Diperbarui : 2026-05-25 Baca selengkapnya