Di ujung sambungan, Wu Guang terdiam sebentar sebelum bertanya, “Pihak luar seperti apa, dan seberapa jauh mereka sudah masuk?” Ia tidak terdengar panik, sebab pertanyaan itu lebih menyerupai cara seorang direktur menimbang apakah informasi Rano memang memiliki nilai atau hanya dibesar-besarkan. Rano melirik lorong sambil menggesek badan gagang telepon dengan ibu jari, lalu memilih susunan kata yang menurutnya paling aman untuk menjaga minat Wu Guang. “Belum sampai keputusan, hanya pembicaraan awal tentang aset, mesin, pekerja, dan kewajiban, tetapi saya melihat prosesnya mulai diperhatikan,” katanya dengan suara rendah. Wu Guang tidak segera percaya pada kesimpulan tersebut. “Melihat dari mana? Anda pegawai administrasi, bukan orang yang mengambil keputusan soal pabrik.” Kalimat itu menusuk harga diri Rano, membuat rahangnya mengeras dan jarin
Read more