Di balkon aula istana yang megah, lampu kristal berkilauan memantulkan cahaya ke pakaian para bangsawan yang berjejer rapi. Angin malam yang sejuk membawa aroma bunga melati, namun suasana terasa tegang. Putra Mahkota Rubellian berdiri tegap, wajahnya memerah oleh emosi yang sulit disembunyikan. Tangannya yang kuat ditarik kasar oleh Camille dari lengan Griceliene. Sementara istrinya yang tampak bingung dengan situsi ini, mengingat tatapan pria yang mendekatinya terlihat begitu mengenalnya. Mata Rubellian yang biasanya penuh wibawa kini berkilat basah saat menatap Griceliene. "Celline, akhirnya kamu kembali," suaranya bergetar, seolah menahan kerinduan yang terpendam terlalu lama. Namun, pandangan Griceliene kosong, menatap Rubellian dengan kebingungan yang menyiksa. "Anda siapa?" tanyanya lirih, suara gemetar mengungkapkan ketidaktahuan yang membuat hati Rubellian tercekat. Camille merunduk pelan, tanpa basa-basi menggendong Griceliene dengan penuh kewaspadaan, l
Read more