Akhirnya Camille menunda kepulangannya ke Grand Duchy, ia memilih kembali ke Vila miliknya yang ada di perbatasan.Setalah sampai kamar, Camille langsung menutup pintu kamarnya dengan suara pelan namun tegas, menolak semua permintaan para pelayan yang ingin masuk untuk membantu. Di balik pintu itu, hanya ada dia dan Griceliene, istrinya yang sedang terbaring lemah di ranjang mewah vila perbatasan mereka. Camille sendiri yang dengan hati-hati mengusap keringat di dahi Griceliene, sesekali menyuapinya dengan sendok kecil berisi obat. Matanya tajam, penuh perhatian tapi juga terselubung kegelisahan, bukan hanya cinta, tapi obsesi yang mencekam.Griceliene memejamkan mata, napasnya masih tersengal-sengal, tubuhnya panas dingin. Camille terus menjaga, menyiapkan air hangat untuk mandi dan memastikan istrinya tak kesepian. Ia tak membiarkan siapapun menggantikan perannya hari-hari itu. Seminggu pun berlalu, demam Griceliene mulai menurun, tubuhnya yang tadinya lemas mulai menunjukkan
最終更新日 : 2026-05-23 続きを読む