Pagi itu, kelopak sakura berjatuhan perlahan di halaman Paviliun Bunga yang sengaja di siapkan Wang Xuemin sejak lama, seperti hujan berwarna merah muda. “Ini?”“Hadiah pertunangan untukmu.”Lian Wei tidak bisa berkata-kata lagi, ia memandang takjub pada pemandangan di depannya.Udara musim semi masih dingin, membawa aroma bunga yang lembut bersama semilir angin pagi. Di antara pepohonan sakura yang bermekaran, suara air kolam terdengar tenang, sesekali diiringi kicau burung kecil yang hinggap di gazebo kayu.Ia berjalan perlahan menyusuri jalan batu taman, ujung hanfu merahnya menyapu kelopak bunga yang jatuh. Cahaya matahari pagi menembus sela-sela ranting, menciptakan bayangan lembut di wajahnya.Wang Xuemin dengan jubah merah yang kontras dengan lautan bunga yang lembut berdiri di bawah pohon sakura. Tangan kanannya menggenggam ranting sakura yang baru saja jatuh, sementara tatapannya diam-diam mengikuti langkah gadis itu sejak tadi.“Pangeran ini indah sekali, namun sayangnya me
Last Updated : 2026-05-19 Read more