“Bagaimana keadaan putriku?” tanya Selir Wu.“Selir Agung?”“Ibu?”Kaisar Li, Xiuhuan dan Jianying menoleh bersamaan ke pintu masuk.“Bagaimana keadaan putriku? Apa dia baik-baik saja?” tanya Selir Wu lagi.Mereka bertiga saling pandang, segera Jianying menyembunyikan kertas pesan itu agar tidak dibaca oleh ibunya.“Ibu, adik masih bisa disembuhkan tapi membutuhkan waktu yang lama,” ucap Jianying menenangkan ibunya.Ia tidak ingin ibunya pingsan mendengar kabar buruk yang bisa terjadi kapan saja.“Syukurlah kalau begitu, aku sedikit tenang.”“Iya, Ibu Selir tenang saja, kami akan melihatnya,” timpal Xiuhuan.“Benarkah? Kalau begitu ibu akan membuatkan kue kesukaan Lian’er.”“Ayah!”Suara seorang perempuan bergema di sepanjang aula, hingga menampilkan Lien Hua yang berjalan mendekat.“Oh? Kalian sedang berkumpul disini?” ucap Lien Hua menyadari semua orang yang sedang berkumpul di aula.“Kebetulan sekali, ayah lihat ini daftar mahar yang diberikan Pangeran Zhao. Aku tidak paham dengan
Last Updated : 2026-05-28 Read more