共有

104

作者: Naomiliana
last update 公開日: 2026-05-20 08:53:01

“Pangeran kau…? Tadi kau pergi untuk membeli lentera ini?”

“Iya, ayo kesana,” ajaknya.

Setelah sampai di tempat berkumpulnya orang melepas lampion, Wang Xuemin memberikan kuas pada Lian Wei.

“Buat permintaanmu, aku akan membuat disisi yang lain. Lalu kita akan menerbangkannya bersama.”

Lian Wei mengambil kuasnya, ia memandang pada Wang Xuemin yang sudah mulai menulis.

‘Apa yang harus kutulis?’ pikirnya.

“Apa kau sudah selesai menulis?” tanya Wang Xuemin yang sudah selesai menulis.

“Belum.”

Lian
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   412

    "Lancang!" pekik Menteri Kanan Anming. "Tak apa Menteri Kanan, menggunakan topeng adalah ciri khas kekaisaran kami. Kami tidak bisa menunjukkan wajah asli kami pada orang lain di luar kekaisaran. Mohon untuk memaklumi hal ini Putri Mahkota Quon," ucapnya dengan menegaskan kalimat terakhir. "Wah jadi dia Putri Mahkota Quon?""Iya benar, berani sekali dia pada Kaisar Wanita.""Kudengar dia Putri Kedua Li dengan tempramen yang jahat.""Ah bukankah dia anak haram Selir Ketiga dengan Pangeran Kedua Song?""Maksudmu paman Putra Mahkota Song?""Benar benar, yang melakukan pemberontakan lalu.""Pantas saja sikapnya seperti itu.""Kudengar Putri Pertama meninggal beberapa bulan lalu sebelum perang. Kasihan sekali dia, dia selalu disiksa oleh kakak dan adiknya.""Bukankah dia juga merebut tunangannya Putri Pertama?""Benar benar, tapi Putri Pertama sangat baik. Demi adiknya dia memutuskan pertunangannya dengan Putra Mahkota Quon.""Ah... tapi kan Putri Pertama sudah bertunangan dengan Putra M

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   411

    "Yang Mulia Ratu Lian Fang Xin tiba!" ucap seorang prajurit mengumumkan kedatangan Lian Wei. Lian Wei masuk ke aula dengan balutan gaun merah terang dengan bordir emas berjalan dengan anggun. Topeng emas yang cantik menutupi wajahnya. Lian Wei sampai pada altar singgasana. "Salam pada Yang Mulia Ratu," ucap mereka serempak. "Bangunlah," ucapnya segera mereka bangun dari posisi membungkuknya. "Terimakasih pada para petinggi Kekaisaran dan juga para rakyat yang bersedia datang ke Kekaisaran kecil dan sederhana kami.""Mohon untuk jangan sungkan, silahkan," ucapnya mempersilahkan duduk juga makan hidangan yang tersedia. Deg... "Suara ini…" bisik Lian Wei pelan.‘Tenanglah Lian Wei, ini bukan pertama kalinya bagimu bukan?’ batin Lian Wei.‘Tidak ini pertama kali aku menghadapi pesta yang melelahkan ini,’ pikirnya. Lian wei berdebat dengan isi kepalanya.Lian Wei berdiri di depan pintu aula, ia menyiapkan mental untuk bertemu kembali dengan keluarga yang meninggalkan dirinya dulu. Be

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   410

    "Lalu apa berita dari Kekaisaran Song?""Kaisar Song akan turun tahta dan digantikan oleh Putra Mahkota Song, Hong Tiong Wai. Acara penobatannya tiga minggu ke depan.""Baiklah, persiapkan penyambutannya lalu sebarkan undangan untuk seluruh kekaisaran. Pesan topeng terbaik, pastikan seluruh rakyat kita memakai topeng pada saat acara. Jika ada yang melanggar hukum mereka.""Baik, Yang Mulia Kaisar Wanita," ucap mereka berdua lalu pergi dari sana. Lian Wei di nobatkan sebagai Kaisar Wanita, Kekaisaran Lian Fang Xin. Setelah ia berhasil menjadi saudagar kaya raya, ia membuat kerja sama dengan benua lain. barangnya akan dikirim melalui kapal-kapal besar. Panglima Zei Xen naik pangkat menjadi menteri kiri yang akan berurusan dengan bisnis luar dan dalam benua. Sementara Panglima Anming naik pangkat menjadi menteri kanan yang bertugas mengurus pasukan kekaisaran. Tao Mo di angkat menjadi komandan pasukan kekaisaran. Ia juga menikah

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   409

    "Apa?""Beberapa pedagang dari Song mulai datang. Mereka ingin mengetahui kapan pasar pertama akan dibuka."Lian Wei tersenyum."Lebih cepat dari yang kuduga."Dia berjalan menuju area yang akan menjadi pusat pasar. Di hadapannya, para pekerja sedang memasang tiang-tiang kayu."Kalau begitu, kita harus mempercepat pembangunan jalan."Mingmei mengangguk."Baik."Lian Wei memandang tanah luas di hadapannya. Beberapa minggu lalu, tempat ini masih kosong. Sekarang, perlahan-lahan kehidupan mulai tumbuh."Suatu hari nanti," gumamnya, "tempat ini akan menjadi kota perdagangan terbesar di antara negeri-negeri."Mingmei tersenyum."Dan apa nama kekaisaran ini, Yang Mulia?"Lian Wei terdiam dia belum memberikan nama resmi. Namun, beberapa saat kemudian, sebuah nama terlintas di pikirannya."Lian Fang Xin.""Lian Fang Xin..." Mingmei mengulanginya pelan."Ya."

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   408

    "Benar-benar membuatku khawatir.”Dia berdiri dan mendekati ranjang.Tangannya perlahan menyentuh tangan Wang Xuemin.Hangat.Nafasnya teratur.Barulah rasa sesak di dadanya sedikit berkurang."Kalau kau sampai terjadi sesuatu..."Lian Wei berhenti.Dia tidak sanggup menyelesaikan kalimatnya. Karena untuk pertama kalinya, dia menyadari bahwa kepergian Wang Xuemin adalah sesuatu yang bahkan tidak ingin dia bayangkan.Dia menggenggam tangan laki-laki itu lebih erat."Aku belum selesai membangun kekaisaranku."Senyum tipis muncul di wajahnya."Jadi kau harus tetap hidup sampai melihatnya berdiri."Dalam tidurnya, jari Wang Xuemin bergerak sedikit dan tanpa sadar menggenggam balik tangan Lian Wei.Lian Wei membeku.Kemudian tersenyum kecil."Dasar..."Dia tidak melepaskan tangannya.Malam itu, untuk pertama kalinya sejak memulai pembangunan wilayah barunya, Lian Wei tidak memikirkan jalan, gudang, perdagangan, atau batu-batu pondasi.Dia hanya duduk di samping Wang Xuemin. Menjaga laki-la

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   407

    "Menurutmu aku datang untuk apa?"Wang Xuemin terdiam, Lian Wei berjalan mendekat."Kau terluka.""Hanya luka kecil.""Luka kecil?" Lian Wei berhenti di hadapannya."Kalau memang luka kecil, kenapa kau menyembunyikannya dariku?"Wang Xuemin menghela nafas."Aku tidak ingin mengganggu pekerjaanmu.""Aku bisa memutuskan sendiri apa yang mengganggu pekerjaanku dan apa yang tidak.""Lian'er...""Aku baru tahu dua hari kemudian," suara Lian Wei bergetar."Aku bahkan tidak tahu kau terluka ketika aku masih berada di luar Kekaisaran Song."Wang Xuemin terdiam, Lian Wei menatapnya lekat-lekat."Kalau lukamu lebih parah dari ini, apakah kau masih akan menyembunyikannya dariku?""Tidak," jawab Wang Xuemin cepat."Kalau kau hampir kehilangan nyawa?"Wang Xuemin tidak menjawab."Jawab aku.""Tidak."Lian Wei menghela nafas kasar."Bagus."Dia berbalik, tetapi Wang Xuemin segera menangkap tangannya."Lian'er."Lian Wei tidak menoleh, ia hanya menatap lurus."Aku benar-benar tidak bermaksud membuat

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status