Share

125

Author: Naomiliana
last update Petsa ng paglalathala: 2026-05-28 13:46:32
“Cari tahu gadis yang menyelamatkan aku tadi.”

“Gadis yang mana?” beo Jang Hyuk bingung.

“Kau ini bodoh ya? Sudah berapa lama kau menjadi pengawal pribadiku?”

“Sudah sangat lama Yang Mulia.”

“Kalau begitu kau sudah tahu harus bagaimana mencarinya.”

“Ciri-cirinya seperti apa pangeran?”

Pria itu memukul kepalanya kesal.

“Cari dia di arah sebaliknya!”

“Ah? Oh… ya ya baik.” ucapnya lalu menyuruh pengawal yang lain mencari ke arah perginya Lian Wei.

‘Pangeran yang anti perempuan ini, bisa sa
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   362

    "Bagaimana dia tahu?" tanyanya lagi dan mendapati kedua sahabatnya telah sampai pada ambang pintu. "Hei! Jelaskan padaku dulu! Kenapa kalian pergi begitu saja?" kejar Jiazhen. "Kau ini bodoh ya?" celetuk Xinxi. "Tentu saja jika dia menyusun strategi begitu rapi pasti dia sudah menemukan informasi masa lalu dengan mudahnya""Kau benar." "Sudah tinggalkan saja dia," ajak Xuanzong. "Hei jangan meninggalkan aku sendiri ""Pergilah, kami masih kesal karena kau begitu kejam pada putrimu sendiri, lebih bagus jika dia tinggal di istana Li Song, setidaknya dia tidak menderita," usir Xuanzong dengan menyindir langsung Jiazhen. Setelahnya mereka benar-benar pergi meninggalkan Jiazhen. "Aku ini ayah yang payah," sesal Jiazhen menundukkan kepalanya. "Sebagai seorang raja dari suatu kerajaan, sangat pantang menundukkan kepala Yang Mulia," ucap suara dingin dari samp

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   361

    "Lian'er" panggil Jiazhen merasa bersalah.Jiazhen langsung di beri tatapan tajam oleh Wang Sin San, Wang Xuemin, Liu Wu, Xuanzong dan Duke Xinxi. Mereka sangat peduli pada Lian Wei karena dia adalah putrinya Liu Fang Yin, sementara Wang Sin San dan Wang Xuemin menatapnya seperti itu karena Lian Wei menantu Wang. "Akan aku kobarkan perang setelah ini" ucap Liu Wu yang di setujui yang lainnya. "Akan ku bawa menantuku setelah ini selesai, kau tidak akan bertemu lagi dengannya" ucap Wang Sin San serius. "Yang Mulia" panik Jiazhen. "Baiklah sudah, kita bahas itu nanti saja" lerai Lian Wei. "Tapi kita harus mewaspadai daerah timur. Daerah ini akan dipimpin oleh Hong Li Hao. Seharusnya ia akan muncul bersama dengan Tiong Wai. Namun, karena informasi sebelumnya yang ku dapatkan bahwa Hong Li Hao sangat menginginkan tahta Kekaisaran Song. Besar kemungkinan ia akan muncul setelah pasukan istana banyak berkurang""Ini sangat

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   360

    “Terus kenapa kau pergi tanpa bilang? Hanya meninggalkan sepucuk surat, apa kau di siksa lagi oleh keluargamu?”Lian Wei hanya terdiam tidak menjawabnya.“Lalu bagaimana caramu tahu aku ada disini?" ucap Lian Wei mengalihkan pembicaraan, lalu mengajak Wang Xuemin duduk.“Kau sangat ingin pergi ke Kekaisaran Song, jadi aku menyusulmu.”“Oh…”“Lalu bagaimana kau menemukan aku secepat ini?”"Kuda kesayanganmu Migxue, menarik perhatian orang dengan menggila di pasar ibu kota. Beruntung aku menemukan Migxue lebih dulu, jika itu orang Kekaisaran Song, dia pasti akan di eksekusi mati""Yah anggaplah begitu, jadi kenapa mencariku kesini setelah bertemu dengan Migxue? Kenapa tidak kembali saja?""Ayah— maksudku Kaisar Song sudah tahu jika pasukan Kekaisaran Shang dn Kekaisaran Xu sedang bergerak ke perbatasan Song. Jadi aku datang mau memperingati kalian, jika mereka sudah siap berperang""Kau tenang saja, begitu pasukan datang kita akan menyusun strategi. Kau tidak perlu di sini, kembalilah j

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   359

    “Ayo bergerak.”Di sisi lain seorang pengawal datang menemui Kaisar Song."Yang Mulia," hormat pengawal nya. "Ada apa?""Yang Mulia, ada kabar dari perbatasan, pasukan Kekaisaran Shang dan Kekaisaran Xu sedang menuju kemari.""Apa?!"Pranggg... Hong Li Song melemparkan gelas ke lantai hingga pecah. Membuat prajurit itu kembali menundukkan kepala. "Panggilkan Putra Mahkota dan kumpulkan semua jendral""Baik Yang Mulia"Mendengar hal itu Lian Wei segera pergi dari sana. Ia kembali ke kamarnya, ia mengganti pakaiannya dengan warna hitam. "Tuan, anda mau kemana?""Perbatasan" ucapnya lalu pergi melompati pagar belakang istana. Saat ia berjalan di tengah pasar, ia melihat seekor kuda yang mengamuk. Kuda ini tidak terlihat seperti kuda yang biasa dipakai bekerja dan tidak terlihat liar juga. Bisa terlihat dari pelana di punggungnya yang mewah. Lian Wei hanya diam tidak mempedulikan kuda itu. Namun ia semakin tidak tahan saat melihat kuda itu semakin menggila dan membuat seisi pasar ka

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   358

    “Utusan dari Kekaisaran Xu telah tiba.”Xiuhuan dan Jianying saling pandang.“Suruh masuk.”Tak lama kemudian, seorang utusan Xu masuk dan memberikan surat bersegel kepada Jianying.“Ini pesan dari Yang Mulia Pangeran Xu.”Jianying membuka surat itu. Ekspresinya perlahan berubah serius.“Ada apa?” tanya Xiuhuan.“Kekaisaran Xu juga menerima laporan, mengenai pergerakan pasukan Song.”Ia menyerahkan surat itu kepada Xiuhuan. Isi suratnya singkat, Song sedang mengerahkan pasukan dalam jumlah besar.“Kenapa sekarang?” Xiuhuan mengerutkan kening.Belum sempat mereka berdiskusi lebih jauh, seorang pengawal lain berlari masuk.“Yang Mulia!”“Apa lagi?”“Dari ibu kota… ada kabar tentang Putri Lian Wei.”Suasana di dalam tenda seketika membeku.Xiuhuan langsung menoleh.“Lian Wei?”“Putri tidak ditemukan.”“Sejak kapan?” tangannya mengepal.“Sudah beberapa waktu, Yang Mulia.”“Bagaimana dengan Pangeran Wang? Apa ada kabar?”“Tidak ada Pangeran Kedua.”Jianying langsung mengambil pedangnya.“S

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   357

    “Apa maksudmu?” tanya Jianying.“Lian Wei tidak menghilang karena diculik.”Xiuhuan membeku.“Dia pergi dengan kemauannya sendiri.”“Tidak mungkin,” sanggah Liu Changhai. “Kalau dia pergi sendiri, kenapa tidak memberitahu kami?”“Karena dia tahu kalian akan mencoba menghentikannya.”Kalimat itu membuat mereka bertiga terdiam.“Dia pergi ke mana?”Xiuhuan mengepalkan tangannya.Tatapan Wang Xuemin berubah serius.“Ke tempat yang sejak awal ingin dia hindari.”“Tempat apa?”Wang Xuemin menatap mereka satu per satu sebelum akhirnya berkata,“Kekaisaran Song.”Wajah ketiganya seketika berubah.“Song?” ulang Jianying.Wang Xuemin mengangguk.“Dan kalau dugaanku benar…” ia menatap serpihan kain yang masih berada di tangan Changhai. “…dia tidak pergi ke sana untuk bersembunyi.”“Lalu untuk apa?” tanya Xiuhuan.Wang Xuemin terdiam sejenak.“Untuk menghentikan perang sebelum perang itu dimulai.”“Apa?!” sahut ketiga.“Lalu apa yang harus kita lakukan?”“Tidak ada, kalian hanya akan menghambat d

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status