Begitu Alex dan Eva sampai di ruang observasi pasca operasi, seorang perawat membimbing mereka masuk. Tubuh Eva menegang begitu melihat Rafa, kecil dan pucat di atas ranjang, selang-selang menempel di kulit mungilnya, monitor berdenting pelan, menandai detak jantung dan napasnya.Sebelum Alex sempat berkata apa pun, Eva sudah berlari mendekat, menggenggam tangan putranya dengan hati-hati, seolah takut anak itu pecah jika disentuh terlalu kencang.“Oh, sayang…” bisik Eva dengan suara gemetar, lalu mencium kening putranya penuh kasih dan cemas.Alex berdiri beberapa langkah di belakang, bersandar pada dinding dekat pintu. Wajahnya tetap datar, tapi matanya menelusuri pemandangan di hadapannya dengan lembut yang jarang terlihat.
Dernière mise à jour : 2026-04-11 Read More