Evalia tersenyum samar. Bahunya sedikit merosot lega. Selama ini, ia sempat merasa takut Aleksander akan datang dan merombak dunia kecil yang sudah ia bangun dengan hati-hati. Selama bertahun-tahun, ia membesarkan Rafael dengan kasih sayang, kedisiplinan, dan keteguhan hati. Dan bayangan adanya seseorang, meskipun ayah dari anak itu sendiri, datang dan mengacaukannya, sempat membuat Eva takut.Namun ketika melihat kesediaan Aleksander menghormati caranya, Evalia sedikit tenang. Ia pun mengangguk pelan. “Terima kasih Aleksander… Ucapanmu berarti untukku.”Tak lama kemudian, langkah kecil terdengar dari arah kamar. Rafael muncul, sudah mengganti bajunya dengan baju bersih, wajah mungilnya bersinar penuh semangat. “Aku sudah siap, Mami, Daddy!” serunya riang.Wajah Aleksander terlihat mel
Last Updated : 2026-04-18 Read more