Evalia meletakkan ponsel di tasnya, lalu menatap Aleksander. “Aku suka. Hangat… dan indah.”Ada sedikit cahaya berbeda di mata Aleksander mendengar jawaban itu. Ia mengangguk perlahan, seolah menyimpan reaksi itu di dalam hati.Mereka mengobrol ringan, tentang sekolah Rafael, dapur, hingga makanan kesukaannya. Percakapan itu mengalir alami, menenangkan, dan tanpa disadari, Evalia mulai merasa nyaman. Suara Aleksander menenangkan, kehadirannya meneduhkan.Mendadak, Aleksander berdiri. Evalia menatapnya heran saat pria itu berjalan ke pojok ruangan, berjongkok di dekat tasnya. Tak lama kemudian, ia mengeluarkan sebuah benda kecil.Ketika berbalik, Evalia buru-buru menunduk, pura-pura sibuk dengan tasnya. Aleksander melangkah perlahan menghampiri, berhent
Last Updated : 2026-04-28 Read more