Malam metropolitan Jakarta kembali turun dengan keanggunan yang dingin dan menekan, membungkus riak konflik dua penguasa siber yang kian memuncak. Sedan hitam milik Ganza bergerak dengan kecepatan konstan, memotong jalur tikus di kawasan Menteng sebelum akhirnya melesat halus memasuki area parkir Rumah Sakit Privat Jakarta Pusat. Di dalam kabin mobil, Arthur Vance duduk kaku sembari mendekap erat tas jinjing kulit hitam berisi draf disket orisinal Baskoro-Legacy-04. Ganza mematikan mesin modifikasinya, lalu merapikan lipatan jas hitamnya yang berwibawa dengan gerakan yang teramat tenang. Sepasang mata tajamnya melirik ke arah kaca spion, memastikan tidak ada satu pun jaring pelacak provos imigrasi yang mampu mengendus manuver silumannya dari kawasan Thamrin sore tadi. "Kau aman di sini, Arthur," ucap Ganza, "Server internal lantai VVIP telah dikunci oleh jaringan enkripsi bayangan. Otoritas hukum publik lokal tidak akan memiliki legalitas untuk melakukan penangkapan di da
더 보기