Enam bulan setelah badai likuidasi dan restrukturisasi massal melanda lantai bursa metropolitan, riak-riak konfrontasi modal yang gersang di bawah langit Jakarta Pusat akhirnya mengendap sepenuhnya. Papan catur korporasi yang dulunya dipenuhi sengketa nirkabel kini telah bertransformasi menjadi ekosistem baru yang bergerak stabil di bawah kendali tunggal Sudirman Global Holdings. Di balik dinding kaca tebal lantai lima puluh Menara Sudirman, tidak ada lagi grafik merah yang fluktuatif, melainkan hamparan lanskap ibu kota yang benderang oleh cahaya fajar yang baru. Perubahan takdir tidak hanya mengunci jalannya roda kapitalisme metropolitan, melainkan membawa setiap jiwa yang pernah bertaruh di dalamnya menuju pelataran hidup yang jauh lebih damai. Di sebuah kawasan residensial premium di Bali yang menghadap langsung ke arah deburan ombak selat, Nuri Vega duduk santai di beranda vila miliknya. Sore itu, ia mengenakan gaun kasual kain satin putih yang longgar, memancarkan k
Leer más