Atmosfer di dalam griya tawang lantai empat puluh empat di kawasan Marina Bay, Singapura, merayap semakin dingin seiring dengan berjalannya waktu menuju sesi penutupan bursa sore hari. Tiga layar monitor berspesifikasi militer milik Ganza masih berkedip, memantulkan grafik lini bursa efek Jakarta yang kini sepenuhnya didominasi oleh warna hijau, sebuah indikator bahwa faksi Viko telah mengunci total sirkulasi modal di Menara Eksekutif. Ganza berdiri mematung di hadapan meja kerja besarnya, melipat kedua lengan kokohnya di atas dada bidang tegapnya dengan gerakan yang luar biasa kaku. Rahang tegas sang arsitek siber mengeras konstan, memantulkan adrenalin amarah yang bergolak luar biasa pekat di dalam urat nadinya setelah protokol virus enkripsi miliknya lumpuh total di tangan kurator domestik Jakarta fajar tadi. "Viko benar-benar memanfaatkan imunitas arbitrase lokal untuk memotong seluruh sirkulasi akses nirkabel kita, Meli," geram Ganza rendah, suara baritonnya yang berat menga
Leer más