Bab 11. BAGAI RAJA DAN PARA SELIRNYA Dewa menatap gadis SMA di depannya dengan tatapan heran, dia sedikit terkejut, karena didunia fana ini ternyata para gadis begitu berani menyapa pria yang tidak mereka kenal. Dengan ekspresi datar, Dewa menjawab, “Saya tidak sedang menunggu siapapun, kebetulan saja lewat depan sekolah ini dan bertepatan dengan kalian yang baru keluar darinya sekolah. Begitu mendengar jawaban Dewa yang apa adanya, gadis SMA itu malah tersenyum lebar, demikian juga dengan empat temannya yang lain. “Kamu dengar apa kata Cogan ini? Ternyata dia tidak sedang menunggu siapapun, ini artinya kita punya kesempatan,” bisik salah satu gadis SMA di barisan belakang. “Betul, mari kita adakan lomba, siapa yang bisa menggaet Cogan itu kita iuran untuk makan besar di Saung.” “Setuju…” semua gadis SMA menyatakan persetujuan hampir secara bersamaan. Sementara itu, gadis SMA tercantik yang menyapa Dewa tampak menjual senyuman termanis yang dimilikiny
閱讀更多