Busa-busa putih menutupi batang kemaluan itu, sementara jari-jari Joanna dengan hati-hati membersihkan setiap lekuk, dari pangkal hingga kepala. Jemarinya bermain-main di bawah kulup, memberikan pijatan halus yang perlahan tapi pasti, membangkitkan kembali sensasi yang sudah mulai mereda.Wandra menahan napas, matanya terpejam. Setiap sentuhan Joanna mengirimkan gelombang kenikmatan ke seluruh tubuhnya. Batang kemaluannya mulai menegang lagi, merespons setiap usapan, setiap belai lembut. Darah berdesir kencang, mengisi kembali setiap urat syaraf, menjadikannya kembali keras dan perkasa."Kau... sungguh ahli," bisik Wandra, suaranya tercekat, saat Joanna menyelesaikan pekerjaannya, membilas busa dari batang kemaluannya dengan telapak tangannya.Joanna tersenyum nakal, matanya berkilat gairah. Ia mendongak, bibirnya menyentuh dagu Wandra, lalu turun ke leher, mengisap pelan. "Ini belum selesai, dokter," bisiknya, suaranya menggoda.Tubuh Wandra bergetar hebat. Di bawah guyuran shower, d
Last Updated : 2026-05-01 Read more